Kisah kerinduan

Malam tadi kubuka gerbang khayalku
Menyusuri jalan setapak berliku
Agar kutemukan lembah bergaun hijau
Yang semerbak dengan aroma semak

Di benaku, anak kecil berlarian
Dipematang sawah
mengejar layangan ke arah sungai
Sang sungai mengalir syahdu
Semerdu syair pujangga

Kawan !
Bisakah kau rasakan aku ?
Yang disini bergolak
Disulut kenangan
Kerinduan menjadi asap
Yang berpencaran lewat genting

Saat bulan terang memoles daun
Saat petakan sawah menyerang otot petani
Jiwaku memasuki pekarangan rumah
Namun aku kerikil diantara bongkah batu

Kerinduan seperti apa
Yang sanggup menghujam seorang Gypsy
Aku mengembara kesemua musim
Yang kurindu hanya Sumedang Larang

Tags:

Comments are closed.